Toner dan Masker Wajah Kefir Kambing Organik

20160220_065520.jpg

Hallo reviewers, kali ini saya mau mereview salah satu masker organik yang sedang booming di kalangan media sosial bahkan di kalangan artis-artis dalam negeri, yakni Masker Kefir. Masker Kefir merupakan endapan yang terbuat dari fermentasi susu sapi atau kambing. Bakteri baik serta nutrisi penting seperti mineral dan asam amino yang terkandung dalam Kefir memiliki sejuta manfaat yang dibutuhkan kulit wajah kita.

Menurut beberapa sumber yang saya rangkum, berikut manfaat dari endapan kefir yang dijadikan masker wajah:

  1. Detoksifikasi atau mengeluarkan tumpukan racun dalam kulit, baik yang baru maupun yang sudah bertahun-tahun. Detoksifikasi berlaku bagi kamu yang sering terpapar polusi, sinar matahari, serta pemakaian make up, krim-krim berbahan kimia atau yang mengandung bahan berbahaya
  2. Anti aging atau melawan dan mengatasi tanda-tanda penuaan, seperi garis halus, keriput, dan kulit yang mengendur
  3. Pelembab alami. Mampu mengembalikan kelembaban dan kehalusan kulit karena meningkatkan kadar air serta merangsang produksi collagen dalam kulit.
  4. Pencerah alami. Mampu mencerahkan wajah yang kusam serta menjadikan wajah mulus glowing
  5. Obat kulit. Mengatasi masalah jerawat, beruntusan, flek dan noda hitam, bahkan membantu menutup lubang bopeng bekas jerawat
  6. Calming. Meredakan dan mengatasi kulit kemerahan, alergi, dan iritasi

Masih banyak lagi manfaat dari Masker Kefir dan memang sudah banyak orang yang membuktikan khasiatnya. Saya pun nggak mau ketinggalan untuk mencobanya dan saya lebih memilih Masker Kefir yang terbuat dari susu kambing karena menurut beberapa sumber yang saya baca Kefir Kambing memiliki beberapa vitamin yang lebih kaya serta molekul asam lemak yang sedikit berbeda dari Kefir Sapi. Meski begitu, manfaat keduanya sebenarnya hampir sama.

Saya mendapatkan Masker Kefir Kambing Organik dari salah satu rumah produksi khusus berbahan dasar kefir di Bandung. Nggak hanya masker, tapi saya juga mendapat toner kefir yang katanya untuk membantu penyerapan masker lebih maksimal. Yuk, cek reviewnya!

20160220_065329

20160220_065429.jpg

REVIEW KEMASAN

Kemasan toner dan masker kefir ini menggunakan kemasan yang sederhana dan mudah didapatkan, mungkin karena ini hasil produksi rumahan. Toner dikemas dalam botol plastik biasa, sedangkan masker kefir dikemas dalam plastik seal kira-kira isi 5 gram. Kemudian toner dan masker sama-sama diletakkan dalam wadah plastik, seperti wadah tempat makan. Menurut saya, kemasan cukup pas dan simple serta menjaga masker kefir agar tidak tumpah dan lengket. Sayangnya, tidak ada label merk di kemasan serta petunjuk pemakaian.

REVIEW KOMPOSISI

Dua produk ini memiliki bahan dasar utama Kefir murni yang berasal dari endapan fermentasi Susu Kambing Etawa. Tapi dari info pemilik, khusus Toner Kefir sudah diolah dengan penambahan bahan-bahan organik, yaitu Lemon, Aloevera, Minyak Kemiri, Minyak Zaitun, VCO, Garam Himalaya, dan Kombucha Rosella. Saya lebih suka dengan masker kefir ini karena 100% dari kefir tanpa tambahan bahan apapun karena saat ini sudah banyak penambahan bahan-bahan tertentu pada masker kefir. Untuk toner, mungkin memang karena produksinya diharuskan menambah bahan organik lain. Namun keduanya tanpa pengawet.

REVIEW ISI

Toner Kefir berisi cairan warna cokelat kekuningan dan dibawahnya terdapat endapan warna putih. Jika dikocok keduanya akan menyatu. Ketika dibuka, aromanya seperti tape tapi nggak terlalu menyengat. Sedangkan, Masker Kefir bewarna putih susu baunya juga seperti tape tapi sangat menyengat. Jujur saya nggak suka dan nggak terlalu tahan dengan baunya. Mungkin inilah yang menyebabkan sekarang banyak produk kefir yang ditambahakan bahan-bahan lain agar tidak terlalu bau. Tapi saya pribadi tetap memilih yang murni kefir supaya manfaat aslinya nggak hilang.

REVIEW PEMAKAIAN

Beauty is pain! Meski pun nggak tahan sama baunya, saya tetap menggunakan dua produk ini selama 10 hari berturut-turut. Setiap pakai masker, saya sering bernapas melalui mulut supaya bau tape yang menyengat nggak terlalu menusuk hidung (eiittss, kamu nggak perlu melakukannya kok).

Langkah-langkah dan cara penggunaan:

  1. Bersihkan wajah menggunakan air hangat (jangan gunakan sabun)
  2. Oleskan Toner Kefir ke seluruh wajah lalu ditepuk-tepuk hingga mengering
  3. Oleskan Masker Kefir secara merata ke seluruh wajah. Tidak usah terlalu tebal tidak masalah asal merata
  4. Diamkan 20-30 menit sampai wajah terasa mengencang dan masker telah menyerap ke dalam kulit
  5. Bilas dengan air biasa atau air dingin tanpa sabun

Banyak yang mengatakan kalau kulit kamu bermasalah dan banyak tumpukan racun maka diawal pemakaian (1-2 hari) kamu akan merasa agak perih, gatal, dan kemerahan. Tapi semua itu karena efek detoks dan akan segera normal setelah masker dicuci. Alhamdulillah karena kulit saya baik-baik saja hanya ada sedikit bekas-bekas jerawat, saya tidak merasakan efek tersebut. Hanya di pemakaian pertama terasa sedikit cekit-cekit terutama di bagian hidung.

Hasil pemakaian Toner Kefir dan Masker Kefir:

  1. Wajah menjadi lembab, terutama di bagian dagu yang sebelumnya agak kasar.
  2. Tone kulit lebih cerah dari sebelum pemakaian.
  3. Bekas jerawat di dagu belum memudar (mungkin butuh pemakaian lebih dari 10 hari).
  4. Di pemakaian ke-4 muncul jerawat kecil-kecil (mungkin efek detoks) tapi hilang di pemakaian akhir-akhir.
  5. Setelah selesai 10 hari, komedo di hidung masih hilang timbul (mungkin butuh pemakaian lebih dari 10 hari).

INFO TAMBAHAN

Masker Kefir digunakan untuk masa pemakaian tertentu dengan tujuan utama perawatan dan detoksifikasi. Masa penggunaannya berbeda-beda mulai dari program terapi 10 hari, 20 hari, sampai 30 hari dalam rentang satu sampai dua bulan. Gunakan program terapi sesuai kebutuhan namun jika sampai pemakaian di hari ke-10 timbul jerawat, kemerahan, gatal-gatal yang nggak hilang-hilang sebaiknya pemakaian nggak dilanjutkan. Bisa jadi kamu nggak cocok menggunakan produk kefir. Penyimpanan Toner dan Masker Kefir ini harus di kulkas atau freezer supaya kandungannya tetap awet dan terjaga kualitasnya.

img_20160220_110311.jpg

Itulah pengalaman saya menggunakan Toner Kefir dan Masker Kefir, bagaimana dengan kamu? Yuk, share pengalaman kamu menggunakan Kefir di comment! Jangan lupa follow Just Simple Review supaya kamu tau produk apa yang saya review selanjutnya dan siapa tau kamu beruntung dapat GIVEAWAY dari saya. Kalau mau request produk apa untuk direview atau kamu mau hasil review mu dipampang di blog ini, bisa juga tulis di comment atau email di lita.rosa@rocketmail.com. See you!

DISCLAIMER: Review produk merupakan murni hasil pemakaian dan pengalaman pribadi penulis tanpa ada maksud mempromosikan maupun menjatuhkan suatu merk tertentu (sekalipun produk tersebut diperoleh dari sponsor/endorse). Efek, reaksi, maupun hasil akhir yang didapatkan dari produk yang digunakan penulis bisa saja berbeda dengan yang digunakan orang lain.

DILARANG KERAS COPY-PASTE TULISAN!!

 

3 thoughts on “Toner dan Masker Wajah Kefir Kambing Organik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s